~At Ruangan Ify (VVIP-A)
“Fy..”kata rio lemas sambil memasuki ruangan dokter
“mmm, kata dokter loe.............”
“Kata dokter, kaki sama tangan kiri loe
retak...”kata Rio lemas
“WHAT??? Aa...a..ap..ap..a?”kata Ify
“iya Fy. Maaf, maaf banget!”kata Rio
“gak usah! Udah loe pergi aja sana. Loe sengaja
ngelakuin itu kan buat balas dendam ke gue? Iya kan? Udah deh! Loe pergi aja
sana!”usir Ify dengan nada sinis sambil memalingkan mukanya.
“Fy, sumpah! Gue gak sengaja.”kata Rio
Ify menatap Rio, ia melihat ada ketulusan di mata
Rio.
“oke. Gue maafin. Sorry, gue Cuma emosi tadi J”kata
Ify tersenyum ramah
“thanks Fy, thanks. Gue janji bakalan jaga loe
sampai loe sembuh. Gue janji!”kata Rio
“thanks Yo. Tapi gak usah repot-repot. Lagian gue
kan juga rival loe”kata Ify tertawa kecil
“hahaha. Anggap aja selama gue ngerawat loe gue
khilaf. Haha..”kata Rio
“oke. Kita impas!”kata Ify
“eh, mana iPhone loe? Biar gue telfonin keluarga
loe”kata Rio
Ify terdiam
“gue gak punya keluarga. Gue Cuma tinggal
sendiri!”kata Ify
“eh, sorry Fy.. gue gak maksud...”kata Rio
“gapapa kok”kata Ify
“rumah loe dijalan apa? Biar gue ambilin baju
loe”kata Rio
“Perum GOLD Blok A no. 1”kata kata Ify
“wahh! Sekomplek tuh! Oke. Sekalian gue ngambil baju
gue. Bentar yah, gue ambil baju dulu.”kata Rio sambil ingin melangkah pergi
“hei BODOH! Apa loe mau masuk rumah gue lewat
loteng? Mau jadi maling loe?”kata Ify sinis
“astaga! Lupa gue. Mana kunci rumah loe?”tanya Rio
“nih! Awas lo. Kamar gue di lantai 2 yang paling
ujung yang ada balkonnya!”kata Ify
“oke!”teriak Rio karena ia sudah berada di ambang
pintu
“cihh! Orang itu”kata Ify sinis setelah Rio keluar
dari kamar rawatnya
RUMAH IFY
Rip memasuki gerbang sebuah rumah berwarna biru
langit yang besar dan megah.
“widih gilee! Besar amat rumahnya si ipyy! Tapi ga
beda jaulah sama rumah gue”kata Rio sambil turun dari mobilnya. Ia masuk
kerumah Ify
“widih gila! Si Ify kaya banget!”kata Rio
“lantai dua. Paling ujung, yang ada balkonnya!”Kata
Rio mengingat-ingat ucapan Ify sambil menaiki tangga.
“aha! Ini dia”kata Rio. Ia membuka knop pintu kamar
Ify.
“WOW~”hanya satu kata itu yang bisa ia ucapkan
ketika melihat kamar Ify.
Kamar bernuansa biru dengan desain luar biasa!
“itu pasti lemarinya!”kata Rio lalu berjalan menuju
lemari biru langit yang besar. Lalu Rio mengambil beberapa baju Ify. Namun,
saat mengambil hotpants Ify, ada sesuatu yang terjatuh. Sebuah, sebuah foto. Rio
lalu mengambilnya dan di foto itu ada seseorang cowok yang mencium puncak
kepala Ify. Umurnyapun kelihatannya tak beda jauh dari Ify.
“ini siapa?”kata Rio. Rio merasa sesak didadanya. Apakah...
apakah, ia cemburu?
TBC
Wahh, ya foto ma Ify siapa yah?
Si Rio cemburu?
Liat part selanjutnya deh~
Whahahaha! Jelek ya? Pendek? Comment aja dah!
Sorry baru posting soalnya gue abis sakit.
Keep enjoy
SalamCintaPenulis~
